Unduh Berkas:


Nomor : 0141/E5/AL.04/2024
Lampiran : Dua berkas
Hal: Pengumuman Penerimaan Proposal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2024

Yth.
1. Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah I s.d. XVI
2. Ketua LP/LPM/LPPM Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Akademik

Dalam rangka mendukung pelaksanaan tridarma perguruan tinggi serta sebagai upaya memperbaiki mutu penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi melalui Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) membuka Penerimaan Proposal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat untuk Pendanaan Tahun 2024. Skema yang ditawarkan pada Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2024 sebagai berikut:

  1. Program Penelitian
    • Skema Penelitian Dasar
      • Penelitian Dosen Pemula Afirmasi (PDP Afirmasi)
      • Penelitian Dosen Pemula (PDP)
      • Penelitian Pascasarjana (PPS)
      • Program Magister Menuju Dokter Sarjana Unggul (PMDSU)
      • Penelitian Fundamental (PF)
      • Penelitian Kerja Sama Dalam Negeri (PKDN)
      • Kolaborasi Penelitian Strategis (KATALIS)
    • Skema Penelitian Terapan (PT)
  2. Program Pengabdian kepada Masyarakat
    • Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat
      • Pemberdayaan Masyarakat Pemula (PMP)
      • Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM)
      • Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM)
    • Skema Pemberdayaan Berbasis Kewirausahaan
      • Pemberdayaan Mitra Usaha Produk Unggulan Daerah (PM-UPUD)
    • Skema Pemberdayaan Berbasis Wilayah
      • Pemberdayaan Wilayah (PW)
      • Pemberdayaan Desa Binaan (PDB)

Pengusulan proposal mengikuti ketentuan Panduan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2024 (Lampiran I) yang diunggah melalui laman BIMA. Pada penerimaan proposal ini diberlakukan beberapa ketentuan sebagai berikut:

  1. Proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dapat di-submit/dikirim oleh pengusul mulai tanggal 24 Februari sampai dengan 26 Maret 2024 melalui laman https://bima.kemdikbud.go.id/.
  2. Proposal yang status approval “ditolak” oleh Ketua LP/LPM/LPPM tidak dapat diperbaiki.
  3. Proposal yang status approval “dikembalikan” oleh Ketua LP/LPM/LPPM maka pengusul akan dapat memperbaiki proposal tersebut. Setelah proposal diperbaiki, pengusul wajib melakukan submit/kirim ulang dan menunggu persetujuan Ketua LP/LPM/LPPM.
  4. Proposal yang status approval “diterima” oleh Ketua LP/LPM/LPPM merupakan proposal yang kemudian akan dilakukan seleksi administrasi dan substansi oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM).
  5. Khusus untuk skema Kolaborasi Penelitian Strategis (KATALIS), pengusul dapat mengisi pernyataan minat melalui laman BIMA sesuai dengan Tema KATALIS (Lampiran II) mulai tanggal 24 Februari sampai dengan 26 Maret 2024 untuk kemudian dilakukan seleksi awal oleh DRTPM. Pengusul yang lolos seleksi tahap awal akan diumumkan melalui laman BIMA.
  6. Untuk keberlanjutan Program Penelitian Multitahun mengacu pada Surat Pengumuman Keberlanjutan Penelitian Multitahun DRTPM Nomor: 0040/E5/DT.05.00/2024 Tanggal 24 Januari 2024.
  7. Untuk keberlanjutan Program Pengabdian Kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Kewirausahaan dan Kewilayahan mengacu pada Surat Pengumuman Penerima Pendanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Kewirausahaan dan Kewilayahan Tahun Anggaran 2024 Nomor: 0193/E5/AL.04/2024 Tanggal 23 Februari 2024.

Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon Bapak/Ibu berkenan untuk menyampaikan informasi tersebut di atas kepada para dosen di lingkungan kerja Bapak/Ibu dan mohon kerjasama Bapak/Ibu yang sebaik-baiknya dalam rangkaian proses penerimaan proposal.

Demikian kami sampaikan untuk dapat ditindaklanjuti. Atas perhatian dan kerja sama yang baik, kami ucapkan terima kasih.

 

Direktur Riset, Teknologi, dan Pengabdian Kepada Masyarakat,

Ttd

M. Faiz Syuaib

Kern Cesarean Ahnaf dengan Modul Inovasi GEULIS V2 ciptaannya (Foto: Widodo)

KOTAGEDE (UII News). Sebuah inovasi sederhana untuk membantu meminimalkan potensi kegawatdaruratan ataupun mengirimkan notifikasi emergency lansia (terutama lansia yang tinggal sendiri) kepada anggota keluarganya (yang mungkin bertempat tinggal terpisah atau agak jauh) berhasil diciptakan oleh salah satu Mahasiswa Prodi Teknik Elektro Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII), Kern Cesarean Ahnaf saat mengikuti kegiatan KKN UII Tematik Program Layanan Lansia Terintegrasi (LLT) dimana pelaksanaan kegiatannya bekerjasama dengan Pemerintah Kota Yogyakarta, 7 Rajab-9 Sya’ban 1445 H/19 Januari – 19 Februari 2024.

Kern Cesarean Ahnaf atau akrab disapa Kern tergabung di unit 1 untuk KKN LLT wilayah RK. Gedongan, Kelurahan Purbayan, Kemantren Kotagede. Ide pembuatan alat bantu berbasis IoT (Internet of Things) dalam bentuk gelang tersebut berawal dari hasil observasi Kern di awal kegiatan KKN LLT dimana dari 177 lansia di RK Gedongan (Purbayan) terdapat 12 lansia yang tinggal sendiri tanpa ada pendampingan dari pihak keluarga.

Kondisi tersebut menurutnya berpotensi menimbulkan permasalahan serius akan kegawatdaruratan pada lansia yang tidak diketahui oleh siapapun.

“Berangkat dari permasalahan tersebut, penggunaan IoT merupakan suatu solusi yang menjanjikan. Nantinya setiap lansia akan dibekali dengan perangkat IoT berbentuk gelang yang apabila teraktifkan (baca: ditekan tombolnya) akan mengirimkan notifikasi kegawatdaruratan melalui WhatsApp (WA)”, tuturnya.

Selain notifikasi, menurut Kern masih ada beberapa fitur yang bisa ditambahkan pada gelang GEULIS tersebut, seperti deteksi lokasi, deteksi jatuh, kartu SIM, aplikasi khusus ataupun perancangan BOT khusus untuk gelang GEULIS.

Meski masih sederhana, Kern berharap agar inovasinya bisa lebih disempurnakan dan juga diproduksi secara masal untuk membantu para lansia yang tinggal sendiri di seluruh Indonesia.

Widodo

Suasana ekspo kegiatan Gebyar Lansia di Kelurahan Gedongkiwo (kiri) dan ekspo Gebyar Lansia  di Kelurahan Purbayan (kanan). (Foto: Widodo)

KOTA JOGJA (UII News). Gebyar Lansia menjadi puncak acara penarikan kegiatan KKN Tematik Universitas Islam Indonesia program Layanan Lansia Terintegrasi (LLT) di Kota Yogyakarta, khususnya kelurahan Purbayan dan Gedongkiwo. Untuk Gebyar Lansia di Kelurahan Purbayan, kegiatan dilaksanakan di Gedung Olah Raga Purbayan, 9 Sya’ban 1445 H/19 Februari 2024 dan dihadiri oleh staf/tenaga ahli lansia dari Bappeda Kota Yogyakarta, Mantri Pamong Praja Kemantren Kotagede, Lurah Purbayan, Ketua Komisi Lansia Purbayan dan Kepala Pusat KKN UII beserta Dosen Pembimbing Lapangan KKN UII di Purbayan.

Rahmanto, S.Fil., M.A. selaku staf ahli lansia Bappeda Kota Yogyakarta dalam sambutannya selain merasa bahagia atas kepedulian mahasiswa KKN terhadap para lansia, juga berharap agar program tersebut bisa terus berkelanjutan. Sementara Komaru Ma’arif selaku Mantri Pamong Praja kemantren Kotagede dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan adanya beberapa pendampingan lain yang juga dilakukan secara berkelanjutan oleh mahasiswa KKN perguruan tinggi lain, seperti pendampingan pemeliharaan benda atau bangunan cagar budaya maupun pendampingan potensi wisata di Purbayan. Menurut beliau semua merupakan bagian dari program Gandeng Gendong Kota Yogyakarta dimana salah satu unsur yang dilibatkan adalah pihak kampus atau perguruan tinggi.

Kegiatan Gebyar Lansia di Purbayan tersebut ditutup dengan ekspo produk luaran KKN, seperti modul Hukum Waris dan Wasiat, Modul Pencegahan Dekobitus, Modul Post Power Syndrome, Modul Komunikasi Efektif dengan Lansia, Modul Edukasi Hipertensi dan Stroke, Modul Pengobatan Lansia, Modul Bahan Kimia Rumah Tangga, Modul Peduli Kesehatan dan Gizi Lansia, Modul Analisis Rumah Ramah Lansia, Modul Aktivitas Fisik & Sosial Lansia, Modul Analisis LLT Purbayan, Buku Panduan Ibadah Lansia, Modul Pengembangan Gelang Emergency untuk lansia yang hidup sendiri, hiangga pengundian aneka doorprize.

Sementara Gebyar Lansia Kelurahan Gedongkiwo baru dilaksanakan pada 16 Sya’ban 1445/26 Februari 2024 di Joglo Bale Witana Gedongkiwo dengan dihadiri oleh Lurah Gedongkiwo, ketua Komisia Lansia Gedongkiwo, perwakilan dari DPPM UII serta Dosen Pembimbing Lapangan KKN UII di Gedongkiwo.

Rina Budi Prastiwi, S.IP., M.Si. selaku Lurah Gedongkiwo dalam kesempatan selain berharap akan adanya keberlanjutan program, juga berharap agar apa yang sudah dilakukan oleh mahasiswa KKN UII bisa menjadi dasar dalam penguatan kepengurusan komisi LLT, pengembangan program LLT maupun pemberdayaan perekonomian melalui skema LLT tersebut. Tak lupa beliau juga meminta bantuan mahasiswa KKN UII untuk lebih mempromosikan aplikasi GoLanTang (Go Lansia Tangguh) BKKBN.

Sedikit berbeda dengan ekspo di Kelurahan Purbayan yang lebih banyak menampilkan modul, untuk ekspo di Kelurahan Gedongkiwo justeru lebih banyak menampilkan luaran berupa produk, seperti peyek, jamu, minuman, cemilan, produk telur asin, burger tempe, sabun eco enzyme, dan masih banyak lagi.

Widodo

Suasana “Gegunung Bersholawat” bersama Gus Sulistiyono (Foto: Widodo/Istimewa)

KULONPROGO (UII News). Merawat Persatuan, Menyambut Bulan Suci Ramadhan. Demikian tema kegiatan “Gegunung Bersholawat” yang menghadirkan Gus Sulistiyono di Dusun Gegunung, Kelurahan Sendangsari, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulonprogo, Sabtu, 7 Sya’ban 1445 H/17 Februari 2024. Selain merupakan salah satu Program Dakwah Islamiyah KKN UII Unit 23, kegiatan yang diselenggarakan dengan melibatkan organisasi Karang Taruna setempat tersebut juga diselenggarakan dalam rangka pamitan Mahasiswa KKN UII Periode 68 yang secara resmi ditarik pada 9 Sya’ban 1445 H/19 Februari 2024.

Kepala Dukuh/Dusun Gegunung, Rafiq Anggayu Muchti, S.Kom dalam sambutan singkatnya berterima kasih atas penyelenggaraan kegiatan tersebut sembari mendoakan agar para mahasiswa KKN UII 68 diberi kemudahan dalam melanjutkan aktivitas studi sepulang dari kegiatan KKN di dusun tersebut. Sedangkan Suhardi selaku Kepala Desa Sendangsari juga menyampaikan terima kasih atas penyelenggaraan kegiatan tersebut dimana beliau memaknai kegiatan tersebut sebagai pendampingan Mahasiswa KKN UII dalam bidang spiritual/religius. Beliau juga berpesan agar jamaah bisa menjalankan ibadah di Bulan Ramadhan kelak secara maksimal.

Sementara Gus Sulis dalam tausiyah singkatnya mengingatkan kepada jamaah untuk senantiasa mengingat perjuangan kedua orangtua dalam bentuk “bakti” yang dimaknai juga dengan mengikuti/meniru langkah atau perbuatan baik orangtua serta mendoakannya tanpa harus menunggu mereka meninggal.

Kepada reporter UII News Lambang Aji Setiawan, ST selaku Dosen Pembimbing Lapangan mengaku terkejut dengan antusiasme warga yang hadir dalam kegiatan tersebut. “Ora nyongko sek teko ewon mas. Padahal perkiraane sing teko ming sekitar 200-an wong. Ngantek mrinding aku (terjemah: tidak menyangka yang hadir ribuan mas. Padahal perkiraan semula yang hadir hanya sekitar 200-an orang. Sampai merinding saya)”, ungkap Lambang Aji Setiawan saat ditemui terpisah pada sebuah acara di daerah Gedongkiwo, Yogyakarta, 16 Sya’ban 1445 H/26 Februari 2024. Kegiatan sholawat juga dimeriahkan oleh group hadroh Joko Tingkir.

The Atmosphere of the Gebyar Lansia Activities Expo in Gedongkiwo Village (left) and the Gebyar Lansia Expo in Purbayan Village (right). (Photo: Widodo)

YOGYAKARTA CITY (UII News). The Gebyar Lansia event marked the culmination of the Thematic Community Service Program (KKN) by the Universitas Islam Indonesia (UII) Integrated Elderly Services Program (LLT) in Yogyakarta City, specifically in Purbayan and Gedongkiwo villages. The Gebyar Lansia event in Purbayan Village was held at the Purbayan Sports Hall on 9 Sha’ban 1445 H / February 19, 2024, attended by elderly experts from the Yogyakarta City Bappeda, Kotagede District Chief, Purbayan Village Head, Purbayan Elderly Commission Chairman, the Head of the UII KKN Center, and UII KKN Field Supervising Lecturers in Purbayan.

Rahmanto, S.Fil., M.A., an elderly expert from the Yogyakarta City Bappeda, in his speech, expressed happiness about the KKN students’ concern for the elderly and hoped the program could continue sustainably. Meanwhile, Komaru Ma’arif, the Kotagede District Chief, mentioned other ongoing assistance provided by KKN students from other universities, such as maintaining cultural heritage objects or buildings and assisting with tourism potential in Purbayan. According to him, all of these are part of the Gandeng Gendong Yogyakarta City program, which involves universities as one of its components.

The Gebyar Lansia activities in Purbayan concluded with an expo showcasing KKN outputs, such as modules on Inheritance and Will Law, Pressure Ulcer Prevention, Post Power Syndrome, Effective Communication with the Elderly, Hypertension and Stroke Education, Elderly Medication, Household Chemicals, Elderly Health and Nutrition, Elderly-Friendly Home Analysis, Physical & Social Activities for the Elderly, Purbayan LLT Analysis, Elderly Worship Guidebook, and the development of an Emergency Bracelet for elderly living alone, among various door prize raffles.

Meanwhile, the Gebyar Lansia in Gedongkiwo Village was held on 16 Sha’ban 1445 / February 26, 2024, at Joglo Bale Witana Gedongkiwo, attended by the Gedongkiwo Village Head, Gedongkiwo Elderly Commission Chairman, representatives from UII’s DPPM, and UII KKN Field Supervising Lecturers in Gedongkiwo.

Rina Budi Prastiwi, S.IP., M.Si., the Gedongkiwo Village Head, expressed hope for the program’s sustainability and that the efforts by UII KKN students would serve as a foundation for strengthening the LLT commission, developing LLT programs, and empowering the economy through the LLT scheme. She also requested UII KKN students to further promote the GoLanTang (Go Resilient Elderly) BKKBN application.

Unlike the expo in Purbayan Village, which featured more modules, the expo in Gedongkiwo Village showcased more products, such as peyek (crackers), herbal drinks, snacks, salted eggs, tempeh burgers, eco-enzyme soap, and many more.

Widodo

 

Kern Cesarean Ahnaf with His Innovation Module GEULIS V2 (Photo: Widodo)

KOTAGEDE (UII News). A simple innovation to help minimize potential emergencies or send emergency notifications for the elderly (especially those living alone) to their family members (who may live separately or far away) has been successfully created by Kern Cesarean Ahnaf, a student from the Electrical Engineering Department, Faculty of Industrial Technology (FTI), Universitas Islam Indonesia (UII). This was achieved during the UII Thematic KKN program for Integrated Elderly Services (LLT), in collaboration with the Yogyakarta City Government, from 7 Rajab to 9 Sha’ban 1445 H (19 January to 19 February 2024).

Kern Cesarean Ahnaf, commonly known as Kern, was part of unit 1 for the KKN LLT in the Gedongan area, Purbayan Village, Kotagede District. The idea for the IoT (Internet of Things)-based assistive device in the form of a bracelet came from Kern’s observations at the beginning of the KKN LLT program. He noted that out of 177 elderly residents in Gedongan (Purbayan), 12 lived alone without family support.

According to Kern, this situation could potentially lead to serious emergency issues that go unnoticed.

“Starting from this problem, the use of IoT presents a promising solution. Each elderly person will be equipped with an IoT device in the form of a bracelet. When activated (i.e., the button is pressed), it will send an emergency notification via WhatsApp (WA),” he explained.

Besides notifications, Kern mentioned that several features could be added to the GEULIS bracelet, such as location detection, fall detection, a SIM card, a dedicated application, or a specially designed BOT for the GEULIS bracelet.

Although still simple, Kern hopes his innovation can be further refined and mass-produced to help elderly individuals living alone throughout Indonesia.

Widodo

 

Kepada Yth:

Bapak/Ibu Dosen

Di Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Yogyakarta

 

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Dalam rangka pelaksanaan Catur Dharma Perguruan Tinggi, maka Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam Indonesia membuka Penerimaan Proposal Baru Hibah Penelitian & Pengabdian Masyarakat Pendanaan Tahun 2024. Adapun jadwal pengusulan proposal sebagai berikut:

No Tanggal Proses
1. 12-26 Februari 2024 Unggah Proposal Baru
2. 27 Februari 2024 Pemeriksaan Administrasi Proposal
3. 1 Maret 2024 Pemeriksaan Substansi Proposal
4. 4 Maret 2024 Penetapan Lolos Proposal
5. Awal Maret 2024 Penandatanganan Kontrak

Sehubungan hal tersebut kami sampaikan informasi kepada Bapak/Ibu Dosen Universitas Islam Indonesia. Panduan & pengusulan proposal dapat diakses melalui website https://simppm.uii.ac.id, login menggunakan akun UII Gateway atau dapat menghubungi sekretariat DPPM UII melalui WhatsApps 081328751170 untuk permintaan akun.

Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan, atas perhatian Bapak/Ibu kami ucapkan terimakasih.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

 

Yogyakarta, 12 Februari 2024

Direktur DPPM UII

Ttd

Eko Siswoyo, ST., M.Sc.ES.,Ph.D

Pemakaian jas almamater kepada perwakilan peserta KKN Putra dan Putri oleh Wakil Rektor Bidang Pengembangan Akademik dan Riset, Prof. Jaka Nugraha, Dr., S.Si., M.Si (Foto: Widodo)

KALIURANG (UII News). “KKN merupakan salah satu ujung tombak peran UII kepada masyarakat secara langsung. Kita akan sering berdiskusi dengan Masyarakat. Kita mulai berusaha mendengar apa yang disampaikan oleh Masyarakat. Peribahasa Jawa mengatakan Deso mowo coro, yang artinya setiap desa/daerah/lokasi memiliki adat budaya yang sudah berlaku secara umum dan turun menurun. Jangan dilanggar. Karena jika dilanggar akan berpotensi menimbulkan komunikasi yang tidak baik selama KKN. Pelajari, amati dan perhatikan budaya yang ada di masyarakat tersebut.. Semoga itu menjadi bekal selama menjalankan KKN. Hati-hati. Jaga diri. Jaga kelompok dan juga jaga nama baik UII.”,

Demikian kiranya beberapa pesan penting yang disampaikan oleh Wakil Rektor Bidang Pengembangan Akademik dan Riset Universitas Islam Indonesia (UII), Prof. Jaka Nugaraha, Dr., S.Si., M.Si., saat memberikan sambutan pada Pelepasan Mahasiswa KKN UII Periode 68 Semester Genap Tahun Akademik 2023/2024 di auditorium Prof. Abdul Kahar Muzakir pada Kamis, 6 Rajab 1445 H/18 Januari 2024.

Direktur Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) Universitas Islam Indinesia (UII), Eko Siswoyo, ST., M.Sc.ES., Ph.D. dalam laporannya menyampaikan bahwa untuk KKN UII periode 68 ini ada 998 peserta yang tersebar dalam 119 Unit dengan sebaran 16 Unit untuk mendukung program Layanan Lansia Terintegrasi (LLT) Pemerintah Kota Yogyakarta, 5 unit untuk membantu pengembangan dan atau internasionalisasi Desa Wisata Kebonagung (Imogiri, Bantul), 7 Unit membantu pengembangan desa wisata Sendangsari (Kulonprogo), 2 unit untuk memfasilitasi peserta dengan hambatan khusus, dan 89 unit lain tersebut di berbagai wilayah seperti Kabupaten Bantul, Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Kulonprogo dan juga Kabupaten Magelang.

Pelepasan juga ditandai dengan pengenaan atau pemakaian jas almamater UII kepada salah satu perwakilan peserta putra dan satu perwakilan peserta putri yang dilakukan oleh Prof. Jaka Nugaraha, Dr., S.Si., M.Si. disaksikan Direktur DPPM UII (Eko Siswoyo, ST., M.Sc.ES., Ph.D) dan juga Kepala Pusat Layanan KKN UII (dr. Edi Fitriyanto, M.GIZI).

Kegiatan diakhiri dengan pembacaan doa bersama yang dibacakan oleh Drs. Aden Wijdan SZ., M.Si.

Widodo

KALIURANG (UII News). “KKN is one of the forefronts of UII’s role in direct community engagement. We will often engage in discussions with the community. We start by trying to listen to what the community has to say. There is a Javanese proverb that says ‘Deso mowo coro,’ which means every village/location has customs and traditions that have been established universally and passed down through generations. Do not violate them. Because violating them may potentially lead to poor communication during KKN. Learn, observe, and respect the culture within the community. Hopefully, this will serve as preparation throughout the KKN period. Be cautious. Take care of yourselves. Take care of your group and also uphold the good name of UII.”

Thus were some of the important messages conveyed by the Vice Rector for Academic Development and Research of Universitas Islam Indonesia (UII), Prof. Jaka Nugraha, Dr., S.Si., M.Si., during his address at the Release of UII KKN Students for Period 68 of the Even Semester of the Academic Year 2023/2024 at the Prof. Abdul Kahar Muzakir Auditorium on Thursday, 6 Rajab 1445 H / January 18, 2024.

The Director of the Directorate of Research and Community Service (DPPM) of Universitas Islam Indonesia (UII), Eko Siswoyo, ST., M.Sc.ES., Ph.D., in his report, mentioned that for the UII KKN period 68, there were 998 participants spread across 119 units, with 16 units supporting the Integrated Elderly Services Program (LLT) of the Yogyakarta City Government, 5 units assisting in the development and/or internationalization of Kebonagung Tourism Village (Imogiri, Bantul), 7 units assisting in the development of Sendangsari Tourism Village (Kulonprogo), 2 units facilitating participants with special obstacles, and the remaining 89 units spread across various regions such as Bantul Regency, Gunungkidul Regency, Kulonprogo Regency, and Magelang Regency.

The send-off was also marked by the wearing of UII’s academic gown by one male and one female representative of the participants, done by Prof. Jaka Nugraha, Dr., S.Si., M.Si., witnessed by the Director of DPPM UII (Eko Siswoyo, ST., M.Sc.ES., Ph.D.) and the Head of the UII KKN Service Center (dr. Edi Fitriyanto, M.GIZI).

The event concluded with a joint prayer led by Drs. Aden Wijdan SZ., M.Si.

Widodo

Direktur DPPM UII, Eko Siswoyo, ST., M.Sc.ES., Ph.D saat menyampaikan informasi tentang DPPM UII dan dengan berbagai aktivitasnya (Foto: Widodo)

KALIURANG (UII News). “Tujuan dari kegiatan benchmarking ini untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang penyelenggaraan MBKM, tentang bagaimana pengelolaan Pengabdian kepada Masyarakat baik untuk dosen maupun mahasiswa, bagaimana pengelolaan KKN UII dan juga untuk bersilaturrahmi”. Demikian disampaikan oleh Ketua Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPKM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Prof. Dr. H. Achmad  Gani, SE., M.Si. saat bersilturrahmi ke Direktorat Penelitian dan Pengabdiab Masyarakat (DPPM) Universitas Islam Indonesia (UII), Kamis, 15 Jumadilakhir 1445 H/28 Desember 2023 M.

Keinginan tersebut ditanggapi dengan hangat oleh Direktur DPPM UII, Eko Siswoyo, ST., M.Sc.ES., Ph.D. Beliau banyak menceritakan  tentang pelaksanaan MBKM, tentang penelitian dosen dan juga laboran, tentang proposal penelitian hingga pengelolaan KKN. Belia menyebutkan bahwa DPPM UII saat ini menjadi tulang punggung dalam memajukan riset dan aplikasi ilmu pengetahuan di lingkungan akademik serta mendorong penerapan pengetahuan tersebut untuk kepentingan masyarakat luas.

  1. Raden Edi Fitriyanto, M.GIZI selaku Kepala Pusat KKN DPPM UII yang turut hadir menyambut kedatangan tamu tersebut juga banyak memberikan tambahan informasi terkait penyelenggaraan KKN UII, baik KKN regular maupun KKN Tematik.

Dalam kesempatan tersebut, pihak UMI Makassar juga menyampaikan selayang pandang tentang pengelolaan penelitian dan juga KKN yang dilakukan LPKM UMI Makassar.

Diskusi yang tampak hangat dan akrab itu pun berakhir dengan saling berbagi cinderamata.

Widodo