Berita Terakhir

Sosialisasi Penerimaan Proposal Baru Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Kemenristekdikti Pendanaan Tahun 2019

Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UII mengadakan kegiatan dengan tema “Sosialisasi Penerimaan Proposal Baru Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Kemenristekdikti Pendanaan Tahun 2019” pada hari Selasa, 14 Agustus 2018 bertempat di Ruang Sidang DPPM UII dengan Pembicara oleh Rektor UII Fathul Wahid, ST., M.Sc., Ph.D & Direktur DPPM  Dr. Yulianto P. Prihatmaji., IPM., IAI Berikut materi sosialisasi terlampir.

Download File:

  1. Materi 1 (Fathul Wahid, ST., M.Sc., Ph.D) Tidak ada materi
  2. Materi 2 (Dr. Yulianto P. Prihatmaji., IPM., IAI) Pending
  3. Video Tutorial Penggunaan Simlitabmas Proposal Usulan Baru 2018 – Google Drive

Penerimaan Proposal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat untuk Pendanaan Tahun 2019

Kami sampaikan dengan hormat bahwa Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRPM) Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan memberi kesempatan kepada dosen tetap Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) untuk mengajukan proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat untuk pendanaan tahun 2019. Proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dapat diajukan sesuai dengan skema pendanaan sebagai berikut.

1. Penelitian

1.1 Kategori Kompetitif Nasional, meliputi skema:

  • Penelitian Dasar (PD)
  • Penelitian Terapan (PT)
  • Penelitian Pengembangan (PP)
  • Penelitian Dosen Pemula (PDP)
  • Penelitian Kerja Sama antar Perguruan Tinggi (PKPT)
  • Penelitian Tim Pascasarjana (PTP)
    1. Penelitian Tesis Magister (PTM)
    2. Penelitian Pendidikan Magister Menuju Doktor Sarjana Unggul (PMDSU)
    3. Penelitian Disertasi Doktor (PDD)
    4. Penelitian Paska Doktor (PPD)

1.2 Kategori Desentralisasi, meliputi skema:

  • Penelitian Dasar Unggulan Perguruan Tinggi (PDUPT)
  • Penelitian Terapan Unggulan Perguruan Tinggi (PTUPT)
  • Penelitian Pengembangan Unggulan Perguruan Tinggi (PPUPT)

2. Pengabdian Kepada Masyarakat, kategori kompetitif nasional meliputi skema:

  • Program Kemitraan Masyarakat (PKM)
  • Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS)
  • Program Pengembangan Kewirausahaan (PPK)
  • Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD)
  • Program Pengembangan Unit Produk Intelektual Kampus (PPUPIK)
  • Program Kemitraan Wilayah (PKW)
  • Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM)
  • Program Kuliah Kerja Nyata – Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM)

Pengusulan proposal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dilakukan secara daring (online) melalui Simlitabmas dengan alamat http://simlitabmas.ristekdikti.go.id. Sehubungan dengan hal tersebut, kami mohon Saudara berkenan menginformasikan program dimaksud kepada dosen di lingkungan kerja Saudara dengan ketentuan sebagai berikut.

  1. Bagi LP/LPM/LPPM yang belum mempunyai user dan password Operator Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dapat mengajukanmelalui surel (e-mail) resmi LP/LPM/LPPM ke simlitabmas@ristekdikti.go.id dengan subjek “Permohonan User dan Password Operator” dan mencantumkan kode perguruan tinggi sesuai dengan yang terdaftar di laman forlap.ristekdikti.go.id. Bagi LP/LPM/LPPM yang sebelumnya sudah mendapatkan user dan password Operator untuk kegiatan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dapat langsung menggunakan user dan password tersebut.
  2. Tahap pengusulan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat secara daring dimulai tanggal 24 Juli sampai dengan 24 Agustus 2018.
  3. Sesuai dengan ketentuan pada Buku Panduan Pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di Perguruan Tinggi Edisi XII Tahun 2018, bahwa pada tahun yang sama, seorang dosen hanya diperbolehkan terlibat pada dua judul penelitian dan dua judul pengabdian kepada masyarakat, yaitu masing-masing satu judul sebagai ketua dan satu judul sebagai anggota atau dua judul sebagai anggota.
  4. Khusus untuk pengusul yang memiliki h-Index ≥ 2 untuk bidang sosial – humaniora dan h-Index ≥ 3 untuk bidang sains-teknologi yang didapatkan dari lembaga pengindeks internasional bereputasi, dapat mengajukan usulan penelitian hingga tidak lebih dari empat usulan (dua sebagai ketua dan dua sebagai anggota; atau satu sebagai ketua dan tiga sebagai anggota; atau empat sebagai anggota).
  5. Khusus untuk skema Penelitian Pascasarjana, pengusul dapat mengajukan paling banyak lima usulan baik sebagai ketua maupun anggota tidak termasuk ketentuan poin 3 dan 4.
  6. Apabila penelitian atau pengabdian yang dihentikan sebelum waktunya akibat kelalaian peneliti/pelaksana pengabdian atau terbukti memperoleh pendanaan ganda atau mengusulkan kembali penelitian atau pengabdian yang telah didanai sebelumnya, maka ketua peneliti/pelaksana pengabdian tersebut tidak diperkenankan mengusulkan penelitian atau pengabdian yang sumber pendanaannya dari DRPM selama 2 tahun berturutturut dan diwajibkan mengembalikan dana yang telah diterima  ke kas negara.
  7. Usulan Dosen yang masih belum mengunggah catatan harian, laporan akhir, laporan pertanggungjawaban keuangan, surat pertanggungjawaban mutlak (SPTJM) dan bahan seminar hasil (artikel ilmiah, borang capian hasil, poster dan profil) program penelitian dan/atau pengabdian kepada masyarakat yang diterima pada tahun sebelumnya, tidak akan diproses lebih lanjut.
  8. Ketua peneliti/pelaksana yang akan mendaftarkan dosen lain sebagai anggota tim harus mendapatkan persetujuan dari yang bersangkutan melalui Simlitabmas.
  9. Proposal penelitian dan pengabdian kepada masyarakat mengikuti ketentuan Panduan Pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di Pergururuan Tinggi Edisi XII tahun 2018.
  10. Untuk proposal penelitian, penganggaran mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan nomor 86/PMK.02/2017 dan justifikasi perincian anggaran yang diusulkan dicantumkan pada bagian akhir proposal.
  11. Untuk proposal Pengabdian kepada Masyarakat tahun 2019 DRPM mendapatkan mandat dari Bappenas dan Kemnko PMK untuk melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat pada desa pilot dan kawasan Desa Prioritas Nasional /KPPN (lampiran 1). Kami menghimbau Perguruan Tinggi terdekat dengan lokasi desa Pilot dan KPPN agar dapat mengajukan proposal Pengabdian kepada Masyarakat di lokasi tersebut.
  12. Pedoman Pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Edisi XII Tahun 2018 dan Panduan Pengusulan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat melalui Simlitabmas sebagaimana terlampir.
  13. Pengaduan tentang masalah penerimaan proposal yang terkait dengan sistem, dapat menghubungi alamat email simlitabmas@ristekdikti.go.id

Demikian untuk diketahui, atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

 

Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat,

TTD

Ocky Karna Radjasa
NIP 196510291990031001

 

Download File:

  1. Surat Resmi Pengumuman Ristekdikti
  2. Lampiran Surat
  3. DRAF – Pengusulan Program Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Melalui Simlitabmas Tahun 2018.
  4. Panduan Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat Edisi XII Tahun 2018

Sumber Informasi: http://simlitabmas.ristekdikti.go.id/

 

SEMINAR NASIONAL Seri 8 Mewujudkan Masyarakat Madani dan Lestari

1. Pendahuluan

Masyarakat madani masih merupakan sebuah proses dalam rangka reformasi. Masyakat madani adalah masyarakat yang mampu mengisi ruang publik sehingga dapat menjadi bumper kekuasaan negara yang berlebihan. Dalam pemikiran reformasi ini masyrakat madani merupakan tujuan pemerintah demokrasi. Masyarakat madani merupakan konsep yang memiliki banyak arti atau sering diartikan dengan makna yang berbeda-beda. Nah dengan adanya berbagai pendapat tentang pengertian masyarakat madani, maka perlu kita pahami ciri-ciri dari Masyarakt Madani seperti yang diungkapkan oleh Bahmuller (1977):

  1. Terintegritasnya individu-individu dan kelompok-kelompok eksklusif ke dalam masyarakat melalui kontrak sosial dan aliansi sosial.
  2. Menyebarkan kekuasaan, sehingga kepentingan-kepentingan yang mendominasi dalam masyarakat dapat dikurangi oleh kekuatan-kekuatan alternatif.
  3. Dilengkapinya program-program pembangunan yang didomisani oleh negara dengan program-program pembangunan yang berbasis masyarakat.
  4. Terjembataninya kepentingan-kepentingan individu dan negara karena keanggotaan organisasi-organisasi volunter mampu mkemberikan masukan-masukan terhadap keputusan-keputusan pemerintah.
  5. Tumbuh kembangnya kreatifitas yang pada mulanya terhambat oleh rezim-rezim totaliter.
  6. Meluasnya kesetiaan (loyality) dan kepercayaan (trust), sehingga individu-individu mengakui keterlibatan dengan orang lain dan tidak mementingkan diri sendiri.
  7. Adanya pembebasan masyarakat melelui kegiatan lembaga-lembaga sosial dengan berbagai ragam perspektif.

Dalam hal ini, pemerintahannya memberikan peluang yang seluas-luasnya bagi kreatifitas warga negara untuk mewujudkan program-program pembangunan di wilayahnya. Namun demikian, masyarakat madani bukanlah masyarakat yang terbentuk begitu saja. Masyarakat madani adalah konsep yang dibentuk dari proses sejarah yang panjang dan memerlukan perjuangan yang terus-menerus. Apabila kita kaji masyarakat dinegara-negara maju yang sudah dikatakan sebagai masyarkat madani dan lestari seperti berikut :

  1. Terpenuhinya kebutuhan dasar individu, keluarga, kelompok dalam masyarakat.
  2. Berkembangnya modal manusia (human capital) yang kondusif bagi terbentuknya kemampuan melaksanakan tugas-tugas kehidupan dan terjalinnya kepercayaan dan telasi sosial antar kelompok.
  3. Tidak adanya diskriminasi dalam berbagai bidang pembangunan dengan kata lain terbuka akses terhadap berbagai pelayanan sosial.
  4. Adanya hak, kemampuan, dan kesempatan bagi masyarakat serta lembaga-lembaga swadaya untuk terlibat dalam berbagai forum dimana isu-isu kepentingan bersama dan kewajiban publik dapat dikembangkan.
  5. Adanya kohesifitas (keterpaduan) antar kelompok dalam masyarkat serta tumbuhnya sikap saling menghargai perbedaan antarbudaya dan kepercayaan.
  6. Terselenggaranya sistem pemerintahan yang memungkinkan lembaga-lembaga ekonomi, hukum, dan sosial berjalan secara produktif dan berkeadilan sosial.
  7. Adanya jaminan, kepastian, dan kepercayaan antara jaringan-jaringan kemasyarakatan yang memungkinkan terjalinnya hubungan dan komunikasi antarmereka secara teratur, terbuka, dan terpercaya.

Saat ini, perkembangan UII diarahkan menuju perguruan tinggi yang memenuhi standar internasional (WorldClass University).Dalam rangka menunaikan agenda Dharma Perguruan Tinggi, UII mengembangkan sinergi antara kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat melalui bidang-bidang unggulan dan strategis untuk akselerasi menuju Research University sebagaimana dituangkan dalam buku Rencana Startegis Penelitian dan Pengabdian UII 2016 – 2020 (RENSTRA UII 2016-2020).

RENSTRA UII adalah sebuah pedoman dan arahan kebijakan bagi pelaksanaan penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang telah digariskan oleh UII. Penyusunan RENSTRA ini berlandaskan lima aspek utama, yaitu Visi dan Misi UII, riwayat perkembangan dan capaian, peran unit kerja pengelola, potensi sumber daya, dan pengembangan kapasitas.

RENSTRA UII memiliki orientasi menuju Peningkatan Kehidupan Masyarakat Madani dan Lestari(baldatun thoyibatun wa-robbun ghofur) yang selaras dengan cita-cita luhur para pendiri UII. Adapun fokus pengembangannya tertuang dalam 7 peta jalan (road-map) bidang-bidang unggulan, yaitu:

  1. Pengembangan Model Peningkatan Kualitas Hidup Islami
  2. Sistem Penyelenggaraan Negara Anti Kejahatan Kemanusiaan Berbasis Keadilan
  3. Pengembangan Industri Ekonomi Kreatif Berbasis Wirausaha dan Etika Berdaya Saing Global
  4. Pengembangan Permukiman yang Cerdas, Lestari, dan Tanggap Bencana
  5. Pengembangan Virtual Environment (VE) untuk Pendidikan, Pemerintahan, dan Bisnis
  6. Pengembangan Teknologi Kesehatan untuk Pencegahan, Diagnostik, dan Terapeutik
  7. Pengembangan Minyak Atsiri dan Fitofarmaka untuk Peningkatan Kesehatan

2. Maksud dan Tujuan

Pelaksanaan kegiatan Seminar Nasional dengan Tema: “Mewujudkan Masyarakat Madani dan Lestari” ini mempunyai maksud dan tujuan sebagai berikut:

  1. Menyediakan media publikasi ilmiah tingkat nasional kepada dosen/peneliti/pengabdi dalam rangka publikasi hasil penelitian/ pengabdiannya;
  2. Memberikan informasi dan pengetahuan seluas-luasnya kepada masyarakat terkait berbagai hasil penelitian terbaru yang dilakukan dosen/peneliti;
  3. Membangun jaringan kerja (networking) di antara komunitas ilmuwan dalam pengembangan kapasitas penelitian/Pengabdian dan publikasi di jurnal nasional maupun internasional;
  4. Memantapkan peran perguruan tinggi dalam rangka Peningkatan Kehidupan Masyarakat yang Madani dan Lestari.

3. Target Pencapaian

Target yang ingin dicapai dari pelaksanaan kegiatan Seminar Nasional berupa Diseminasi Hasil-Hasil Penelitian/Pengabdian dengan Tema: “Mewujudkan Masyarakat Madani dan Lestari” ini adalah sebagai berikut:

  1. Berbagai hasil penelitian/pengabdian yang dihasilkan oleh para dosen/peneliti/pengabdi dapat terpublikasi secara luas di tingkat nasional;
  2. Masyarakat luas di tingkat nasional dapat secara langsung mengambil manfaat dari berbagai informasi dan temuan hasil penelitian/pengabdian yang dipublikasikan dalam seminar nasional ini;
  3. Peserta dan pemakalah seminar nasional ini dapat saling berinteraksi secara berkelanjutan baik di dalam prosesi seminar maupun setelah seminar untuk mempererat jalinan kerjasama ilmiah antar dosen/peneliti di tingkat nasional;
  4. Di tingkat awal setidaknya, perguruan tinggi dapat mewujudkan peranannya secara langsung dalam rangka Peningkatan Kehidupan Masyarakat yang Madani dan Lestari.

4. Jenis Kegiatan dan Sub Tema Call for Paper

Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan pengembangan dari program kerja Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) UII. Hal ini selain untuk memberikan dorongan kepada para dosen/peneliti/pengabdi untuk melakukan publikasi di forum ilmiah nasional dengan harapan manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat secara luas.

Adapun sub tema untuk Call for Paper yang akan dipresentasikan dalam Kelas Paralel dan akan dimasukkan dalam Prosiding Seminar Nasional ini disesuaikan dengan Rencana Startegis Penelitian dan Pengabdian UII 2016 – 2020 (RENSTRA UII 2016-2020). yang memiliki 7 tema Bidang Unggulan, yakni;

  1. Pengembangan Model Peningkatan Kualitas Hidup Islami;
  2. Sistem Penyelenggaraan Negara Anti Korupsi dan Berbasis Keadilan;
  3. Pengembangan Wirausaha Industri Kreatif berbasis Syariah;
  4. Pengembangan Kawasan Permukiman yang Terintegrasi, Hijau dan Tanggap Bencana;
  5. Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Pendidikan dan Good-Governance;
  6. Pengembangan Teknologi Kesehatan untuk Pencegahan, Diagnostic dan Terapeutik;
  7. Pengembangan Minyak Atsiri dan Fitofarmaka untuk Peningkatan Kesehatan.

5. Batas Waktu Pengiriman Makalah

Makalah yang dikirimkan ke Alamat Redaksi Panitia Seminar Nasional ini harus sesuai dengan salah satu dari 7 tema bidang unggulan tersebut, selambatnya s/d 12 Agustus 2018  1 September 2018 jam 15.00 WIB., dikirim via email: penelitian@uii.ac.id

Makalah ditulis dengan mengikuti template yang dapat diunduh di https://s.id/TemplateMakalahSemnasUII2018   atau (Klik Disni)

6. Pendaftaran

Peserta PEMAKALAH dan NON PEMAKALAH  Wajib mengisi Formulir Pendaftaran Online melalui url berikut: http://s.id/semnasUII2018

7. Kontak Person

08170436061 (Feris Firdaus, M.Sc)

081328751170 (Mei Nurvitasari)

Sekretariat DPPM UII, Komplek Masjid Ulil Albab Lt.3,

Kampus UII Terpadu, Jl. Kaliurang km.14,5 Yogyakarta.

8. Waktu dan Tempat Pelaksanaan

Kegiatan Seminar Nasional berupa Diseminasi Hasil-Hasil Penelitian/Pengabdian dengan Tema:“Mewujudkan Masyarakat Madani dan Lestari” ini akan diselenggarakan pada:

Hari/Tanggal             : Selasa, 28 Agustus 2018  Kamis, 27 September 2018

Tempat                        : Easparc Hotel  Aston Hotel YogyakartaMaps )

Pukul                           : 08.00-15.00 WIB

9. Sasaran Peserta

Target sasaran dari kegiatan Seminar Nasional berupa Diseminasi Hasil-Hasil Penelitian/Pengabdian dengan Tema: “Mewujudkan Masyarakat Madani dan Lestari” ini adalah para dosen dan/atau peneliti/pengabdi dari PTN dan PTS, Komunitas LSM, Instansi Pemerintahan, industri, dan mahasiswa pasca sarjana (S2 atau S3) yang ada di Indonesia.

10. Fasilitas Peserta

Fasilitas yang disediakan panitia bagi peserta Seminar Nasional adalah sebagai berikut:

  1. Sertifikat
  2. Seminar kit

Download Template Makalah semnasUII2018 || Download Poster dan Brosur

Formulir Pendaftaran Online

Prosiding Seminar Nasional Seri 8 “Mewujudkan Masyarakat Madani dan Lestari”

Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UII mengadakan kegiatan dengan tema “Workshop Pengembangan dan Pendampingan Penyusunan Proposal Penelitian Eksternal DIKTIS

Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UII mengadakan kegiatan dengan tema “Workshop Pengembangan dan Pendampingan Penyusunan Proposal Penelitian Eksternal DIKTIS” pada hari Rabu, 28 Maret 2018 bertempat di Ruang Sidang DPPM UII dengan Pembicara oleh Drs. H. Tamyiz Muharram & Dr. Muhammad Roy Purwanto Berikut materi workshop terlampir.

Download File:

  1. Materi 1 (Drs. H. Tamyiz Muharram)
  2. Materi 2 (Dr. Muhammad Roy Purwanto)

Workshop Pengembangan dan Pendampingan Penyusunan Proposal Pengabdian Eksternal Kemenristekdikti

Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UII mengadakan kegiatan dengan tema “Workshop Pengembangan dan Pendampingan Penyusunan Proposal Pengabdian Eksternal Kemenristekdikti” pada hari Selasa, 27 Maret 2018 bertempat di Ruang Sidang DPPM UII dengan Pembicara oleh Prof. Okid Prama & Dr. Wisnu Nurcahyo Berikut materi workshop terlampir.

Download File:

  1. Materi 1 (Prof. Okid Prama)
  2. Materi 2 (Dr. Wisnu Nurcahyo)

Workshop Pengembangan dan Pendampingan Penyusunan Proposal Penelitian Eksternal Kemenristekdikti

Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UII mengadakan kegiatan dengan tema “Workshop Pengembangan dan Pendampingan Penyusunan Proposal Penelitian Eksternal Kemenristekdikti” pada hari Selasa, 20 Maret 2018 bertempat di Ruang Sidang DPPM UII dengan Pembicara oleh Prof. Kuncoro Dirharjo & Dr. Irhas Effendi Berikut materi workshop terlampir.

Download File:

  1. Materi 1 (Prof. Kuncoro Dirharjo)
  2. Materi 2 (Dr. Irhas Effendi)

Buku Panduan Pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Edisi XII – KEMENRISTEKDIKTI 2018

Telah Terbit Buku Panduan Pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Edisi XII – KEMENRISTEKDIKTI 2018.  Buku edisi XII mengalami perubahan substansi yang signifikan bila dibandingkan dengan Buku Panduan Edisi XI. Perubahan tersebut meliputi jumlah skema penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang lebih sedikit, pengelompokan skema penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, rancangan pengaturan untuk luaran wajib dan luaran tambahan, dan lain-lain. Skema penelitian dan pengabdian kepada masyarakat menjadi tiga kategori, yaitu Kompetitif Nasiona, Desentralisasi dan Penugasan. Perubahan juga terjadi pada tahapan seleksi proposal penelitian. Tahapan pembahasan proposal dan kunjungan lapangan hanya dilakukan untuk skema penelitian pengembangan, adapun untuk skema lain tahapan seleksi yang dilaksanakan hanya evaluasi dokumen.

Dowonload File:

Buku Panduan Pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Edisi XII – KEMENRISTEKDIKTI 2018

‘Astro’ Sumber Energi Alternatif Kincir Tambak Udang

PURWOREJO, KRJOGJA.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Indonesia (UII) angkatan 56 yang ditempatkan di Desa Jogoboyo dan Gedangan Kecamatan Purwodadi Kabupaten Purworejo, merancang alat Aerator Storage (Astro). Alat tersebut menjadi umber energi listrik alternatif untuk menggerakan kincir tambak udang.

Astro dirancang gabungan mahasiswa Program Studi (Prodi) Teknik Elektro dan Teknik Mesin. “Hasil kajian kami, salah satu kendala budidaya udang adalah penyediaan energi untuk menghidupkan kincir air. Kincir sangat vital dalam budidaya, tidak ada alat itu, udang akan mati,” ujar mahasiswa Teknik Elektro UII, Akhid, kepada KRJOGJA.com, Senin (19/02/2018).

Kebanyakan petambak di Jogoboyo dan Gedangan mengandalkan mesin diesel berbahan bakar solar untuk mengoperasikan kincir. Biaya pembelian bahan bakar untuk satu tambak setiap kali musim tanam, rata-rata Rp 5 juta – Rp 6 juta.

Mereka belum menggunakan kincir listrik karena aliran dari PLN sering padam. Apabila listrik padam dan kincir tidak hidup dalam beberapa jam, katanya, udang stres serta mengalami gangguan pertumbuhan.

Padahal penggunaan kincir listrik dinilai mampu menghemat biaya. “Perhitungan kami dan hasil pengamatan pada petambak yang sudah gunakan listrik, beban energi hanya Rp 2,5 juta – Rp 3 juta permusim,” ungkapnya.

Mahasiswa Teknik Mesin UII Fhendri menambahkan, Astro memiliki akumulator untuk menyimpan energi ketika aliran listrik PLN menyala. Alat dilengkapi Automatic Transfer Switch (ATS) sehingga akumulator otomatis menyuplai energi untuk menggerakkan kincir ketika listrik PLN padam. (Jas)

Sumber : http://krjogja.com/web/news/read/58359/Astro_Sumber_Energi_Alternatif_Kincir_Tambak_Udang

Workshop Pengembangan Metodologi Penelitian untuk Pustakawan dan Laboran

Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat UII mengadakan kegiatan dengan tema “Workshop Pengembangan Metodologi Penelitian untuk Pustakawan dan Laboran” pada hari Rabu, 21 Februari 2018 bertempat di Ruang Sidang DPPM UII dengan Pembicara oleh Dr. Yulianto P Prihatmaji, Dr. Sahabudin Sidiq & Dr. Arif Hidayat Berikut materi workshop terlampir.

Download File:

  1. Materi 1 (Dr. Sahabudin Sidiq)
  2. Materi 2 (Dr. Arif Hidayat)

Pemberitahuan Bantuan Dana Penelitian DIPA Kopertis V Yogyakarta Tahun 2018

Kopertis Wilayah V Yogyakarta pada tahun anggaran 2018, mengalokasikan dana untuk bantuan penelitian bagi dosen tetap perguruan tinggi swasta sebanyak 200 judul @Rp5.000.000,- (Lima Juta Rupiah).

Adapun informasi detail surat persyaratan pengajuan proposal bentuan penelitian terlampir.

Download File:
1. Surat Pemberitahuan Kopertis Wilayah V